Perkuat Wawasan Global, Pimpinan dan Hakim PA Tarutung Ikuti Webinar Nasional Secara Daring Bahas Konflik Internasional

Tarutung, pa-tarutung.go.id: Dalam upaya memperluas wawasan serta meningkatkan kapasitas intelektual Aparatur Peradilan, Ketua Pengadilan Agama Tarutung Dr. Handika Fuji Sunu, S.H.I., M.H., bersama Wakil Ketua Rahmat Tri Fianto, S.H.I., M.H., dan Hakim Afriansyah, S.H., M.H., mengikuti kegiatan secara daring Webinar Nasional yang diselenggarakan oleh Himpunan Ilmuwan dan Sarjana Syariah Indonesia (HISSI), pada Senin, 13 April 2026 yang berlangsung dari pukul 08.30 hingga 13.00 WIB dan diikuti oleh berbagai kalangan, mulai dari akademisi hingga praktisi hukum dari seluruh Indonesia.
Kegiatan yang diikuti secara daring melalui platform Zoom ini dilaksanakan di ruang Media Center Pengadilan Agama Tarutung. Webinar mengangkat tema strategis dan aktual, yakni “Eskalasi Konflik Iran–Amerika Serikat–Israel: Menguji Ketahanan Hukum Internasional dan Relevansi Fikih Qital di Era Perang Modern.”
Webinar tersebut menghadirkan para pakar terkemuka di bidang Hukum Internasional dan Studi Islam, sehingga memberikan sudut pandang komprehensif terhadap dinamika konflik global yang tengah menjadi perhatian dunia.
Handika menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya dalam memahami perkembangan isu global yang memiliki relevansi terhadap penegakan hukum.
“Melalui forum ilmiah seperti ini, kita tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga memperkuat perspektif dalam merespons berbagai dinamika hukum di tingkat internasional maupun nasional,” ungkap beliau.
Kegiatan berlangsung dengan lancar, interaktif, dan penuh antusiasme. Para peserta juga aktif mengikuti sesi diskusi serta memanfaatkan kesempatan untuk menggali pemahaman lebih dalam dari para narasumber.
Partisipasi dalam kegiatan ini diharapkan dapat semakin mendorong profesionalisme Aparatur PA Tarutung dalam menjalankan tugas dan fungsi peradilan secara optimal, adaptif, dan berwawasan global. (Tim Media)




